Kekurangan Motor Matic Yang Sering "Dicuekin" Pengguna

Kekurangan Motor Matic Yang Sering “Dicuekin” Pengguna

Berita Terbaru Otomotif Sebagaimana diketahui lebih praktis dan mudah digunakan, motor matic menjadi sepeda motor yang paling populer. Penjualannya di masa kini mampu mengalahkan motor bebek ataupun batangan yang lebih dulu digemari. Namun, motor matic juga tak berarti sempurna. Motor jenis ini ternyata punya sejumlah kekurangan yang menyertainya. Penasaran? Ini dia beberapa kekurangan pada motor matic yang jarang kamu sadari yaitu :

 

Kekurangan Motor Matic Yang Sering "Dicuekin" Pengguna

 

1. Rawan mengalami rem blong
Rem motor matic akan lebih boros ketika digunakan di jalur yang naik turun seperti di wilayah perbukitan. Dengan medan semacam itu, penggunaan rem akan semakin sering. Hal ini menyebabkan pemuaian atau panas berlebih di disc yang bisa membuat rem jadi blong.

Ini karena motor matic tak memiliki engine break seperti halnya motor bebek atau batangan. Alhasil, rem pun lebih cepat panas.

Tapi gak usah khawatir, untuk mengatasi hal ini bisa menyiapkan botol air dan siram disc dengan air saat merasakan rem blong. Agar suhu kembali normal dan kembali bekerja dengan semestinya.

2. Ban lebih boros
Roda skuter matic umumnya berdiameter lebih kecil dengan pelek 14 inci. Penggunaan pelek lebih kecil juga berpengaruh pada usia ban.

Roda motor matic cenderung lebih banyak berputar dari motor dengan diameter roda lebih besar untuk menempuh jarak yang sama. Itu sebabnya, ban di motor matic jadi lebih cepat aus.

3. Penggunaan kick starter lebih ribet
Electric starter menjadikan proses menyalakan mesin motor lebih mudah. Apalagi pada tipe motor matic. Namun saat aki tiba-tiba tekor, opsi penggunaan kick starter alias engkol mau tidak mau harus dilakukan.

Namun untuk bisa menggunakan kick starter, motor matic harus ditopang standar dua. Berbeda halnya sama motor bebek atau batangan yang tak perlu menggunakan standar tengah alias tanpa ribet tak perlu turun dari motor.

4. Lebih boros bahan bakar
Dibandingkan motor bebek atau sport, motor matic cenderung lebih boros bahan bakat.
Meski sepeda motor matic sudah berteknologi injeksi sudah cukup efisien, ia masih kalah dari motor bebek yang sama-sama injeksi. Hal ini karena motor matic butuh putaran mesin lebih tinggi untuk melaju.

5. Biaya perawatan lebih mahal
Menawarkan kepraktisan, motor matic nyatanya butuh biaya perawatan yang lebih. Termasuk parts yang memang lebih banyak. Misalkan saja oli, di motor biasa hanya ada oli mesin. Sedangkan motor matic ada oli mesin dan juga oli gardan.

Meski sering dianggap minor, peran oli gardan sangat penting lho. Terus untuk bagian penyalur tenaga ke roda. Motor matic ada CVT dengan parts bejibun sedangkan motor bebek atau batangan hanya membutuhkan rantai saja. Itu pun cukup mudah dalam hal perawatan.

Demikianlah beberapa kekurangan dari motor matic yang jarang disadari penggunanya. Memang, tak ada motor yang benar-benar tanpa kelemahan. Namun, matic tetap digemari karena kepraktisannya. Kamu termasuk salah satu penggunanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *