Macam-Macam Kesalahpahaman Tentang Mobil Listrik

Macam-Macam Kesalahpahaman Tentang Mobil Listrik

Berita Terbaru Otomotif Kehadiran mobil listrik adalah keniscayaan. Gelombang mobil-mobil ramah lingkungan ini tak mungkin lagi dibendung. Sebab produsen-produsen otomotif kini tengah berlomba memproduksi mobil jenis ini.

Namun, bersamaan dengan meningkatnya popularitas mobil dengan tipe listrik ini, mitos tentang mobil ini juga semakin banyak beredar. Nah, berikut beberapa kesalahpahamn tentang mobil ramah lingkungan yang sedang naik daun ini, antara lain :

 

Macam-Macam Kesalahpahaman Tentang Mobil Listrik

 

 

1. Mobil listrik suaranya kecil, bahaya!
Mobil listrik dianggap berbahaya bagi kendaraan lain dan pejalan kaki. Alasannya, suara mobil listrik relatif kecil, sehingga dianggap sulit mengetahui apabila mobil listrik mendekat.

Mobil listrik memang menghasilkan suara yang lebih senyap saat berkendara dalam kecepatan lambat. Untuk memastikan pejalan kaki mendengar mobil listrik yang mendekat, mobil listrik menghasilkan suara buatan di kecepatan kurang dari 16 kpj.

2. Biaya perawatan mobil listrik pasti lebih mahal!
Jika berkaitan dengan biaya, harga mobil listrik pun memang relatif lebih mahal. Namun kendati demikian, untuk urusan perawatan, mobil listrik tidak banyak ‘minta jajan’.

Di dalam perawatan atau servis mobil listrik lebih murah karena memiliki lebih sedikit bagian yang bergerak. Dengan demikian, kemungkinan adanya komponen yang gagal bekerja dan perlu diganti lebih sedikit.

Selain itu, mobil jenis listrik ini pun tidak memerlukan penggantian oli secara teratur seperti mobil konvensional. Mobil listrik juga tidak memiliki komponen-komponen yang menambah daftar waswas, seperti konverter katalitik, knalpot, tangki bahan bakar, dan sabuk penggerak.

3. Naik mobil listrik sampai tujuannya lebih lama!
Mobil listrik sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengantarkanmu ke tujuan lebih cepat dibanding mobil reguler. Sebab torsi mobil listrik jauh lebih melimpah. Selain itu juga mobil listrik juga hanya menggunakan transmisi satu percepatan yang sederhana.

Ini berarti tenaga yang dihasilkan akan langsung dialirkan ke roda dan menghasilkan akselerasi lebih instan. Berbeda dengan mobil mobil konvensional yang harus menyalurkan tenaga ke sistem transmisi terlebih dahulu sebelum sampai ke roda.

Sudah tahukan sekarang ? Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *