Tips Mengetahui Odometer Original Pada Mobil

Tips Mengetahui Odometer Original Pada Mobil

Berita Terbaru Otomotif Harga mobil bekas memang menggiurkan. Tapi kalau gak teliti bisa malah merugikan. Sebab ada saja pedagang nakal yang menjual mobil bermasalah. Biasanya mereka akan mengakali masalah tersebut sehingga calon pembeli tidak menyadarinya.

Tapi, setelah beberapa pekan dipakai, baru deh masalah itu muncul lagi. Kalau sudah begini yang bakalan rugi adalah pembeli mobil bekas. Niat mencari mobil bekas biar dapat harga murah, eh malah habis banyak buat biaya perbaikan.

Karena itu teliti adalah kunci saat membeli bekas, termasuk teliti mengecek apakah odometer masih asli atau sudah diputar-putar oleh penjual. Sebab mobil bekas dengan odometer rendah biasanya punya harga yang lebih tinggi.

Nah, berikut tiga tips yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui apakah odometer tersebut sudah diutak-atik oleh penjual atau belum. Berikut ulasannya :

 

Tips Mengetahui Odometer Original Pada Mobil

 

1. Cek bagian ban mobil
Hal pertama yang bisa jadi acuan apakah mobil tersebut sudah diputar odometernya adalah bagian ban.

Pada umumnya ban mobil mampu bertahan sampai 40 ribu hingga 50 ribu kilometer. Jika kilometernya di bawah angka tadi dan ban ternyata sudah membotak atau bahkan diganti, ada kemungkinan odometer sudah diputar, patut dicurigai hal seperti ini.

2. Cek jok mobil
Mengecek jok mobil bisa jadi acuan apakah mobil tersebut sudah dipakai lama atau masih baru. Hal ini dipengaruhi oleh ketebalan jok, jika mobil memang sudah dipakai dalam waktu lama, permukaan jok bakal lebih tipis.

Untuk memastikan hal ini tidak terjadi saat mau membeli mobil bekas, kamu bisa menggunakan jasa inspeksi di beberapa bengkel mobil. Waspadai juga jika jok mobil dibalut cover. Bisa jadi cover mobil tersebut digunakan penjual untuk menutupi kondisi asli jok.

3. Cek steering wheel atau setir
Selanjutnya adalah mengecek steering wheel atau setir. Umumnya setir mobil dilapisi dengan kulit agar lebih nyaman saat berkendara.

Namun, jika sering tersentuh tangan, maka tekstur permukaannya akan lebih halus gak kasar seperti waktu masih baru, teori ini sama seperti bola basket atau bola kaki. So, patut dicurigai hal seperti ini.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *