Tips Perawatan Lantai Tipe Laminasi

Tips Perawatan Lantai Tipe Laminasi

GreenClean.id – Lantai laminasi menjadi berpasir, lengket, atau bergaris-garis setelah mengepel, membuat lantai menjadi lebih buruk daripada jika Anda membiarkannya kotor. Nah, letakkan linggisnya! Tidak perlu membongkar lantai laminasi Anda hanya karena ini berfungsi seperti lantai kayu lapis. Memahami lantai laminasi, dan cara terbaik untuk membersihkan dan mengkilat itu adalah kunci untuk membuat lantai kayu tiruan Anda terlihat seperti padanan kayu kerasnya. Dan meskipun lantai laminasi sulit untuk dikepel, ada banyak solusi yang tidak melibatkan penggantian papan.

Lantai berlaminasi harus dibersihkan dari debu atau disedot setiap hari untuk menghilangkan kotoran dan pasir permukaan yang dapat menyebabkan goresan dan keausan pada permukaan lantai. Jangan lupa untuk mencari di bawah permadani yang dapat menjebak pasir yang akan menggores lantai. Tumpahan dan kotoran yang kotor harus segera dibersihkan. Bergantung pada jumlah lalu lintas di lantai, lantai harus dibersihkan secara menyeluruh setidaknya setiap minggu.

Yang diperlukan :
-Pel debu
-Penyedot debu
-Damp mop
-Kain pembersih

Bahan
-Pembersih Lantai Laminasi
– Cuka Putih Suling (Opsional)
-Rubbing Alkohol (Opsional)

 

Tips Perawatan Lantai Tipe Laminasi

 

Langkah-langkahnya :

-Pel Debu atau Lantai Vakum
Langkah pertama yaitu, siapkan pel debu atau penyedot debu untuk membersihkan kotoran di permukaan. Partikel-partikel berpasir ini akan terangkat oleh kain pel basah dan menyebar ke seluruh lantai. Paling banter, mereka akan berkontribusi pada goresan dan residu. Paling buruk, pasir ini akan menggores dan mengebor permukaan lantai Anda. Jika Anda menggunakan penyedot debu, pilih mesin dengan pengaturan untuk lantai keras, karena penyedot debu dengan sikat bergulir dapat menggores dan merusak laminasi seiring waktu.

-Pilih Solusi Pembersih
Sebagaimana yang diketahui jika pembersih lantai laminasi yang mahal tidak selalu merupakan jawaban terbaik. Pilih pembersih yang dirancang sesuai dengan jenis lantai Anda dan juga sesuai dengan anggaran Anda atau, lebih baik lagi, buat larutan sendiri dengan menggunakan cuka atau bahkan sedikit alkohol gosok. Dan solusi apa pun yang Anda pilih, jangan berlebihan. Meskipun menggunakan banyak pembersih di lantai yang kotor memang menggoda, ia meninggalkan residu yang menumpulkan hasil akhir lantai. Residu ini adalah penyebab utama lantai laminasi yang tampak redup dari waktu ke waktu.

-Lantai Pel Basah
Kemudian, diketahui jika air dan cairan lain bisa meresap di antara papan laminasi dan menyebabkan pembengkakan, yang pada akhirnya akan dengan cepat merusak lantai Anda. Saat membersihkan, jaga penggunaan air seminimal mungkin dan hanya semprotkan pembersih ke lantai sebanyak yang Anda butuhkan untuk bagian tertentu. Jika Anda menggunakan kain pel tradisional, peras hingga hampir tidak lembap. Jika kelebihan air atau cairan tertinggal hingga mengering, Anda menggunakan terlalu banyak: lantai akan mengering dalam satu hingga dua menit setelah mengepel.

-Gosok hingga Bersinar
Jika Anda benar-benar ingin memiliki lantai Anda yang benar-benar berkilau setelah mengepel, segera gosok hingga kering. Sebagaimana yang diketahui jika kain pembersih penyerap yang ditempelkan pada kain pel debu dapat digunakan dengan baik, begitu juga dengan kepala pel kain mikro yang kering. Popok kain merupakan pilihan DIY yang bagus dan kain pembersih mikrofiber bekerja dengan baik untuk pekerjaan tangan dan lutut yang luar biasa. Bekerja dalam lingkaran dengan alat pilihan Anda dan kemudian setelah itu gosok perlahan setiap bagian lantai untuk kilau yang bagus.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *